TERASKATA.COM, ASAHAN – Dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah ke-109, telah dilaksanakan kegiatan Pengajian Akbar pada Minggu (3/5/2026) pukul 09.30 WIB bertempat di Masjid Taqwa, Desa Rawang Lama Dusun VIII, Kecamatan Rawang Panca Arga. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara, Ibu Arika Br Perangin-angin, S.Ag, Bupati Asahan, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi PAN Ir. H. Yabdi Khoir Harahap, M.BA, Ketua PDM Asahan beserta rombongan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan dan staf ahli, pengurus Aisyiyah, Ketua PDA Asahan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, Camat Rawang Panca Arga, Ketua TP PKK Kecamatan Rawang Panca Arga, kepala desa se-Kecamatan Rawang Panca Arga, serta para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat Milad ke-109 kepada seluruh keluarga besar Aisyiyah. Ia menegaskan bahwa usia 109 tahun mencerminkan kematangan organisasi dalam pengabdian dan kontribusi nyata terhadap pembangunan peradaban.
“Selama lebih dari satu abad, Aisyiyah telah menjadi pelita peradaban melalui peran aktif dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. Tema Milad tahun ini, ‘Memperkokoh Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian’, sangat relevan dengan kondisi umat saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa dakwah tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga harus diwujudkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat. Ia menilai Aisyiyah telah lama menunjukkan hal tersebut sejak berdiri pada tahun 1917, termasuk melalui kontribusi di Kabupaten Asahan seperti keberadaan TK Aisyiyah Bustanul Athfal, rumah sakit, serta berbagai layanan sosial lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para kader dan masyarakat. Di antaranya adalah memperkokoh akidah dan memperluas peran kemanusiaan, menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pedoman hidup, serta mengedepankan dakwah bil hal atau dakwah melalui tindakan nyata.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menanamkan nilai perdamaian dalam keluarga, meningkatkan literasi digital agar terhindar dari hoaks dan fitnah, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mengatasi kemiskinan ekstrem, stunting, dan pemberdayaan UMKM perempuan.
“Peran perempuan, khususnya kader Aisyiyah, sangat strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan umat,” tegasnya.
Kegiatan Pengajian Akbar ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta. Acara ditutup dengan doa bersama, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi kegiatan. ( Dana )








Komentar