TERASKATA.COM, ASAHAN – Upaya memperkuat kualitas pendidikan di era digital terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui pelaksanaan Seminar EduDay 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P., di Ballroom Antariksa Hotel Kisaran, pada pukul 10.00 WIB.
Mengusung tema “Empowering Future Thinkers: AI and Coding into Deep Classroom – Deep Learning in Action: Rethinking Assessment, Engagement, and Curriculum,” seminar ini menjadi wadah strategis dalam memperkenalkan pendekatan pembelajaran modern yang mengintegrasikan kecerdasan buatan dan pemrograman ke dalam proses belajar mengajar.
Ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru dari jenjang TK, SD, hingga SMP se-Kabupaten Asahan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan beserta jajaran dan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh makna, diawali dengan pembukaan, penampilan seni, pembacaan doa, serta sambutan dari berbagai pihak. Puncak kegiatan ditandai dengan pembukaan resmi oleh Wakil Bupati Asahan yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan sesi foto bersama.
Dalam laporan yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, dijelaskan bahwa pelaksanaan seminar ini mengacu pada berbagai regulasi nasional di bidang pendidikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, serta mendorong inovasi dalam pembelajaran berbasis teknologi.
Selain itu, seminar ini juga menjadi ruang berbagi ide dan praktik terbaik dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital yang terus berkembang.
Perwakilan dari penerbit Erlangga dalam paparannya menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam dunia pendidikan. Ia menyampaikan bahwa pembelajaran tidak lagi cukup berorientasi pada hafalan, melainkan harus mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan analitis.
Pendekatan deep learning dinilai sebagai solusi untuk menciptakan pemahaman yang lebih mendalam, sementara kemampuan coding dan pemanfaatan kecerdasan buatan kini menjadi keterampilan dasar yang perlu dimiliki peserta didik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan di daerah. Ia menegaskan bahwa tenaga pendidik memiliki peran penting dalam menciptakan generasi unggul melalui inovasi pembelajaran.
Ia juga mengajak para guru dan kepala sekolah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memanfaatkan berbagai inovasi dalam proses belajar mengajar.
Lebih lanjut, ia menyoroti sejumlah program prioritas pemerintah daerah di sektor pendidikan, seperti pengembangan sekolah unggulan, rencana kehadiran MAN Insan Cendekia, serta Program Sekolah Garuda yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, investasi di bidang pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Asahan berharap kegiatan seperti EduDay 2026 dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat sistem pendidikan yang inovatif dan adaptif.
Acara ditutup dengan penyerahan plakat sebagai bentuk penghargaan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta pelaksanaan seminar sebagai inti kegiatan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan transformasi pendidikan di Kabupaten Asahan semakin nyata dalam menciptakan sistem pembelajaran yang modern, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global. ( Dana )











Komentar